Si Popeye Suka Makan Bayam

"I AM JUST A LITTLE GIRL WHO NEVER STOP DREAMING"
Showing posts with label Joke. Show all posts
Showing posts with label Joke. Show all posts

March 01, 2016

BE SMART! OPINI SAYA, OPINI GILA

Hujan mulai deras di luar sana. Kalau aja jam belum menunjuk ke angka sepuluh aku sudah berlari ke teras untuk menikmatinya sekarang. Aku hanya bisa menikmati suara rintikannya dan bau tanah basah yang menyeruak menghampiri hidungku dari dalam sini. Sedikit membosankan hanya duduk disini sendirian menatap layar kaca yang sedari tadi menyuguhkan sinetron-sinetron yang tidak begitu aku nikmati ceritanya. Ku pencet-pencet remot mencari channel yang bagus, tetapi tetap aja tidak ada yang keren. Semua ceritanya hampir sama, kisah cinta segi tiga, segi empat, segi lima sampai pitagoras anak-anak ABG alay.

Televisi kubiarkan menyala. Sesekali kuperhatikan pertunjukan apa yang sedang disuguhkannya. Tidak begitu menarik, sama sekali tidak menarik. Mungkin karena pikiranku sedang tidak sepenuhnya bersamaku malam ini. Aku sendiri tidak tau apa yang kupikirkan. Nggerambyang istilah orang Jawa. Sempat terpikir tentang para artis itu yang terpaksa memakai topeng agar kelihatan terus ceria untuk menghibur para penikmat pertunjukan munafik di hampir seluruh penjuru negeri ini. Kasihan sekali. Mereka harus menipu diri sendiri hanya untuk menyenangkan hati orang lain. Di dalam episode-episode sinetron saja mereka menampilkan senyum bias yang entah apa maksud lainnya selain hanya untuk digandrungi pemirsa di rumah kemudian mengumpulkan pundi-pundi rupiah buat kantongnya. Kemudian tidak berapa lama mereka akan masuk acara gosip-gosip pagi dengan berita yang berbanding terbalik dari akting mereka di layar kaca. Ada yang diliput karena prestasinya, tapi banyak juga yang diliput karena kontroversinya. Hidup itu memang hanya drama.

Lucunya lagi, segala sesuatu yang muncul di televisi harus disensor sana-sini. Hey, please lah, kita tidak sedang hidup di abad ke-3 yang susah membedakan mana yang pantas mana yang tidak! Memangnya dengan penyensoran yang dilakukan bisa mengajari bangsa ini apa? Toh, cerita yang disajikan pun juga tidak begitu mendidik. Sama saja seperti menutupi bagian dada, tapi mengumbar bagian paha. Artisnya disuruh menutup aurat, tapi mereka membuat cerita yang menyelipkan prostitusi dan anarki di dalamnya.

Aku secara pribadi sebenarnya hanya memperhatikan kualitas akting dan jalan cerita suatu film saja, tapi kalo ada sesuatu yang diblur segala sudut pandangnya jadi beda. Yang tadinya hanya menilai kualitas akting artisnya, akibat adanya penyensoran di beberapa bagian tubuh tertentu hampir bisa dipastikan pikiran jadi terbagi dengan menilai bagian-bagian tubuh artisnya. Yang lebih aneh, film kartun pun juga ikut-ikutan disensor dan diblur. Pertanyaannya, memangnya ada orang yang nafsu sama kartun? Kalau ada pun cuma 1 diantara 100. Gara-gara sensor pun orang bisa jadi berubah yang awalnya polos jadi mesum. Kenapa? Bisa jadi malah membayangkan apa yang ada dibalik sensor itu. Menyensor tidaklah membuka wawasan malah akan menutup gagasan.

Yang paling aneh lagi adalah reality show yang menguak misteri alam lain. Tidak cukup puas mengorek-ngorek kehidupan sesama manusia, kini para manusia juga tertarik mengorek kehidupan orang mati. Apa untungnya sih kepo sama kehidupan hantu? Orang hidup aja sudah banyak persoalan yang harus diurusi, ini malah nambah ngurusin urursan hantu gentayangan. Untuk apa? Menunjukkan nyali? Fungsinya?

Biasanya akan ada satu bintang tamu atau penonton live yang mulai menggelepar-gelepar kesurupan. Lalu salah satu host akan bertanya mengenai masa lalu si hantu, lalu hantu itu akan mulai curhat. Parahnya si host dan kru-nya percaya aja tuh. Bukankah setan itu bapaknya para pendusta, namanya pendusta ya apapun yang dibilang sudah pasti bohong doang isinya. Konyolnya si manusia percaya. Lama-lama si setan kena star syndrome juga deh. Berasa artis gitu dikepoin sama manusia. Bisa jadi pas kita asik menonton hantu di tv, eh, si hantu juga asik nontonin kita yang mau-mau aja dibegoin sama acara sejenis itu. Parahnya kita doyan banget nonton yang begituan. Ngaku deh walaupun jam tengah malam, kita on time mantengin channel itu sampe habis.

Gimana pun juga akui saja, kita memang mau-mau aja dibohongi sama cerita-cerita di tv itu. Emosi kita berhasil dicampur aduk dengan jalan cerita yang berbelit-belit dan tidak tau kapan tamatnya. Kita bersorak kalo si antagonis menerima azab karena ulahnya yang selalu jahat kepada si protagonis. Ikut-ikutan menangis kalau tokoh utamanya mengalami ketidakadilan. Bahkan memperebutkan aktor utama yang berpenampilan kekar dan tampan padahal kita kenal sama dia aja enggak. Dan kalau kita sudah masuk terlalu jauh dalam alurnya, kita sok jadi penasehat yang unggul di depan televisi seakan nasehat-nasehat kita itu bakalan didengar sama si aktor di dalam layar itu aja. Memang sebuah fenomena tersendiri.

Meski begitu, masih ada juga acara-acara yang mendidik. Nggak melulu semua reality show, film atau sinetron membawa dampak buruk buat pemirsa. Sebutkan saja berita, acara petualangan nusantara, acara pencarian bakat, kuis-kuis yang bisa bikin pintar bangsa juga ada. Yang baru ada juga reality show ngelawak (yang harus saya sensor namanya biar nggak menimbulkan sensasi) buat menghibur kita-kita yang galau dan susah tertawa. Sebenarnya acara gosip kadang juga bermanfaat buat kita. Dari acara gosiplah kebanyakan kita tau perkembangan jaman, fashion, istilah sekeren LGBT sampai sianida. Intermezo sedikit nih, ngomong-ngomong soal berita ada satu news anchor yang gantengnya sampai tumpah-tumpah. Aku rela mantengin satu stasiun tv yang programnya sebagian besar hanya berita semua itu cuma mau lihatin si Mas News Anchor yang keren. Namanya diblur ya biar nggak bikin kontroversi.

Film pun banyak yang bagus kalau nggak banyak disensor sana-sini, tergantung cara pandangnya. Aku tipe orang yang suka film berat yang mengusung tema kriminal, psikopat dan sebagainya, dan sebagainya. Film-film kayak gitu biasanya akting pemainnya akan kelihatan jelas bagus enggaknya. Apalagi yang akting psikopat begitu biasanya kalau nggak bagus, nggak akan laku filmnya. Dia harus berani total. Cuma ada beberapa artis yang masuk daftar akting terbaik di catatanku. Sebenarnya nggak hanya film berat aja yang jadi konsumsiku. Semua genre film aku suka, asal nggak setengah-setengah. Kalo romance ya romance banget sekalian, kalo horror ya horror sekalian. Jangan horror dikolaborasikan dengan erotic romance. Nggak akan masuk box office lah film begituan apalagi masuk Oscar. Mustahil. Film begituan penikmatnya cuma segerombolan geng jomblo kesepian yang 85% otaknya mesum doang.

Ini hanya sekedar opini sepihak dari saya saja. Opini saya, opini gila. Tapi kalau tidak gila, tidak bisa jadi apa adanya. Yang pasti kalau suatu saat kita berkesempatan menjadi sutradara, jadilah sutradara yang baik dan menghasilkan karya-karya yang berkualitas biar bisa dibanggakan ke dunia luar. Jangan cuma mengimpor film dari negara tetangga sebelah, tapi kalau bisa mengekspor film ke luar negeri malah lebih baik. Kalau jadi anggotan “Ka Pe I” ya sensorlah yang perlu disensor saja, jangan semua hal disensor sampai muka artisnya pun nggak kelihatan karena terlalu banyak diblur. Penyensoran yang berlebihan pun tidak serta merta membuat bangsa pandai kok kalau cerita filmnya sendiri tidak mendidik. Dan kalau nanti kita jadi artis, ya jadilah artis yang bisa akting mahal, supaya tidak dijual murah. Tidak hanya membanggakan sensasi tetapi tidak memiliki prestasi. Biar nggak diblur mukanya sana-sini. :D :D

November 02, 2014

SCANDAL at MANDIRI BANK

Malam itu, entah hari apa (aku lupa), kami jalan-jalan ke Tugu Muda. Rencana sih mau nonton ada pawai teman-teman kampus kami yang ikut ngeramein hari sumpah pemuda. Eh, ternyata nggak ada. Udah capek-capek jalan bermil-mil jauhnya dari asrama sampe ke Tugu Muda hahahahaha, mendaki gunung dan melewati lembah cuma buang tenaga, duit dan sandal aja wkwkwkwkwk.....

Eh ya, kami itu siapa? Kami ya kami! Petra, Juli, Raffi, Oneng, sama aku si Anton a.k.a si Toin a.k.a si Olaf (nama beken kami neee). Kerjaan kami ngapain jadinya? Ya itu tadi cekakakan di jalan kayak anak-anak yg baru keluar dari kandang. Maklum lah anak asrama yang baru bisa keluar
jalan-jalan hahaha.... Apa lagi bapak asrama lagi nggak ada di tempat. Semakin keluar tanduknya!

Yang jelas kami nggak menyia-nyiakan malam pembebasan kami dah.... Hari kemerdekaan neee! Nggak ada pawai, akhirnya kami bikin pawai kami sendiri. Kebetulan si Petra sandalnya putus. Nyeker lah dia. Emang dasar anak nggak mau sengsara sendiri dia tuh, ngajakin kami buat nyeker rame-rame. Yang lain nggak ada yang mau. Katanya kaki mereka udah steril. Terpaksa deh sebagai teman yang baik hati, tidak sombong dan suka menolong akhirnya aku copot juga swallow aku.

Di depan Novotel ada supir taksi nyamperin. Gini katanya, "Mbak, Tugu Muda tadi banjir ya?" 

Aku jawab, "Nggak kok, Mas. Emang kenapa?" 

"Lha Mbak-nya kok nyeker?" Haiiikhh?? Kepo nih orang.... 

"Gerah kaki saya, Mas," sahutku jutek. Males juga ngeladenin supir taksi. 

Eh rupanya dia masih nyeletuk lagi, "Ah, bilang aja sandalnya ndak pernah dicuci!"

Wah, parah nih orang.... Emang bener belum aku cuci swallow aku ya. Tapi harus ya disebutin gitu? Sakitnya tuh disini! (nunjuk gigi). Cuma dasarnya aku dodong aja. Biarlah kafilah menggonggong, anjing berlalu. Lho?

Udah jalan jauh begitu, ternyata tubuh jasmani kami lapar juga. Hepeng lagi kritis-kritisnya, nih orang-orang minta makan di rumah makan yang kayaknya sih lumayan mahal juga. Masing-masing kami cuma bawa 20.000 IDR. Dari pada main masuk aja, medingan tanya dulu berapaan harganya seporsi (memang muka-muka orang ini!). Si Raffi tanya sama tukang parkirnya, "Pak, kalo makan di sini seporsi berapaan ya, Pak?" Whealaaaaaaah.... Serius nih bocah ditanya bener! Kata bapaknya cuma 15.000 IDR aja (belum minumnya). Ya udah, kayaknya budget mencukupi nih. Makanlah kami disitu sambil berhaha-hihi. Awalnya tuh rumah makan adem ayem aja, pas kami datang langsung ribut. Makan cuma pake nasi goreng doang, permintaanya macem-macem banget. Yang pedes banget lah, yang tambah garamlah. Sampe stres masnya ngelihat kami ahahhaa....

Habis makan kami jalan ke Paragon. Si Oneng mau traktir kami donat di J-Co. Ternyata udah habis. Soalnya kami datang udah kemaleman sih. Ga dapat donat, eh kami malah ketemu Momo Geisha. Bukan aku yang lihat (soalnya mata aku stereo hahaha), mereka yang lihat sambil goyang-goyang kegelian sendiri gitu. Sayang sekali kami nggak ada yang berani minta foto sama dia hahaha.... Sumpah deh, waktu itu gaya kami kayak orang kampung yang nggak pernah main ke mall. Entah apa yang salah dengan jiwa kami saat itu huahahahaha....

Udah lah, kami meneruskan perjalanan kembali ke sorga (maksudnya asrama). Si Oneng ini nggak tahan buat nahan pipis dia tuh. Nggak ada toilet di pinggir jalan raya kayak begini. "Di Bank Mandiri ada nggak ya?" tanyanya.

"Tanya sama Pak Satpam itu aja kalo berani," jawab Raffi.

Ternyata si Oneng serius tanya sama security itu. Si security ngasih lihat jalannya ke toilet ada di parkiran belakang  Bank Mandiri. Kami bergegas kesana. Waktu si Oneng di dalam toilet aku lihat-lihat bengunan sebelah. Kebetulan di area situ ada gedung gereja yang besar, "Eh, itu kah gereja tadi?"

Spontan mereka tertawa kenceng sambil nunjuk-nunjuk hidung aku. "Hei! Matamu stereo, In!" seru si Juli puas banget ngetawain aku. "Tulisan Bank Mandiri segede gitu masih kamu bilang gereja?!"

"Wah, parah nih cewek. Kamu nggak bisa bedain gereja sama bank ya?" lanjut si Petra masih dengan ketawanya yang lebar.

"Yah, kan nggak kelihatan tadi tulisan Mandiri disitu. Puas kali kalan ketawain aku. Dosa lho.... Lagian sama aja. Bank Mandiri nyimpen duit rakyat, gereja di sebelah juga nyimpen jiwa-jiwa hahahaha...." sahutku pede aja.

GUBRAAAKKK!!

Si Oneng keluar. Giliran si Petra yang masuk toilet. Maksud hati mau ngerjain dia, eh malah kami yang terjebak sama jebakan batman hahahaha....

"Matikan lampunya!" kata si Raffi. Ini anak dodong juga, mau ngerjain orang pake teriak. Ya dengerlah orangnya. Si Oneng juga sama, bukannya matiin lampu malah menghidupkan lampu pos yang terang benderang. Susah juga mau critain lucunya dimana. Soalnya tayangan live-nya lebih keren wahahahaha....

Si Juli punya ide buat ngumpet. Dia buru-buru lari ke belakang toilet yang padahal sebenernya badan aku aja yang cukup masuk ke situ. Dia paksain tuh sambil berjinjit diatas parit-parit. Kami tiga (aku, Raffi sama Oneng) udah nggak keburu lagi mau ngumpet sama Juli. Akhirnya Raffi berteriak, "Ayo, cepat lariiiii.....!!!"

Si Oneng refleks langsung cabut gitu aja ambil langkah seribu. Sementara aku yang tadi udah mau jongkok sambil masang swallow jadi kelabakan mau ngikut siapa. "Antoooooon, ayo cepat sembunyi!" seru si Oneng jauh di depanku.

Aku ikut lari gitu aja, sampe nggak sadar kalo sandal yang aku pake baru sebelah. Sebelahnya lagi tinggal di belakang. Aku balik lagi ambil sandal, eh si Petra udah keburu keluar dari toilet sambil berkacak pinggang siap-siap mengejar kami, "MAU LARI KEMANA KALIAN?!!"

Udah deh, seadanya aja aku lari sambil sandalku terlempar kesana kemari. Sampe kayak orang pincang aku jalan. Padahal yang baru jatuh itu si Raffi, tapi gara-gara si swallow jadi aku yang pincang. Si security ngelihatin kami kayak orang baru dikejar-kejar polisi gara-gara ngerampok bank.

Si Juli tertinggal di belakang, kejepit, susah payah keluar dari belakang toilet. "Toin.... Toin.... Kamu ini kayak orang autis kulihat dari belakang. Buang aja swallow-mu itu. Bikin ribet aja deh ah. Anak kuliahan semester 7 belum bisa pake sandal," celetuknya sambil ketawa keras diikuti sama yang lainnya.


Emang aku itu orang yang suka mereka bully. Setiap detik kalo ada waktu luang, ya itu tadi kerjaan mereka mem-bully aku. Udah jadi motto hidup mereka kayaknya mem-bully diriku. Kalo boleh tambah nama nih udah ku kasih nama tengahku jadi Bully wkwkwkwkwkwk.......

Ah sudah lah. Hidup ini memang keras. Ini gila dan kami masih merencanakan kegilaan yang lainnya next mission di KFC hahaha.... Entah apa lagi yang akan kami buat. Mungkin mem-bully pelayan KFC-nya hahahaha.... Semoga kami cepat bertobat!


September 20, 2014

ORANG YANG BUTA SEJAK LAHIRNYA

YOHANES 9
ORANG YANG BUTA SEJAK LAHIRNYA

Kejadian yang menarik sedang terjadi.
Mari kita buat sebuah cerita.

Ada seorang laki-laki yang buta sejak lahirnya dan telah disembuhkan oleh Yesus. Maka seketika ia bisa melihat, jadilah dia superstar yang diperbincangkan orang sekampung, termasuk juga masuk ke dalam penyelidikan orang-orang Farisi. Orang-orang Farisi makin gerah dengan mujizat-mujizat yang dilakukan oleh Yesus. Ia mau memastikan apakah yang diperbincangkan warga kota itu benar bahwa Yesus sudah memelekkan mata seorang laki-laki. Jangan-jangan hanya gosip yang ndak bener aja.

Dipanggilnyalah orang yang tadinya buta itu.
Orang Farisi A : "Gimana bisa kamu melek? padahal kamu kan buta?"

Laki-laki : "Ada orang tadi mengoleskan lumpur ke mataku lalu aku membasuh diri dan....
      Taraaaaaaa!! aku melihat!"

orang Farisi B : "Mana mungkin?! Dia itu penyesat! menyembuhkan org di hari sabat itu
  terlarang!"

Laki-laki : "Kalo dia berdosa mana mungkin bisa membuat mataku melek lg? Tuhan kan ndak akan                      mendengarkan doa orang berdosa. Memangnya doa kalian selalu
          diajwab oleh Tuhan kah?

Orang Farisi A & B : (meresa tersinggung lalu memanggil org tua laki2 itu)
                   "Pak, ini anak bapak bukan?"

Bapak : "Betul sekali 100% dia anak saya."

Orang Farisi B  : "Apa dulunya dia buta? lalu bagaimana dia sekarang jd melek bgini?"

Bapak : "Lah kok Bapak tanya ke saya? ya saya ndak tau. dia memang buta dulunya. tapi
          bagaimana dia bisa melihat lagi dan siapa yg sdh nyembuhin dia ya saya ndak
          tau. coba tanya anaknya sendiri. dia sdh besar kok. jd pasti tau gmna bisa
          dia melek lagi" (Jawaban yang terkesan jutek bgt.)

Orang Farisi A : "Katakan yg sejujur2nya, dia itu org berdosa kan? Bersumpahlah demi
           nama Tuhan."

Laki-laki : "Tadi kan sudah ku bilang, kamu ndak dengarkan sih. sekarang mau dengar lagi? Emang    kamu jg mau jd muridnya kayak aku?"

orang FArisi B : (ngejek)
                  "Ngapain aku mau jd murid-Nya? ndak banget deh. Kami kan murid Musa.
                  Musa itu nabi yg besar. Tuhan sdh menampakkan diri kepadanya dan    berfirman langsung sama dia. Lha kalo Yesus? aku ndak kenal."
Laki-laki : "Lucu juga kamu ndak kenal sama Dia padahal kamu udah lihat buktinya, aku.
      Mana ada org brdosa menyembuhkan org sakit? Kalo ndak hidup dalam Tuhan
      manusia ndak bisa berbuat apa2."

orang Farisi A & B : "Kamu mau ngajarin kami?! Dasar org berdosa hina dan bau! Pergi dari sini!            nanti kami tertular bisul berdosamu itu!"

Aneh bin ajaib si Farisi ini. mereka mengharapkan jawaban yg sama utk menentang Yesus
eh malah dijutekin sama mantan orang buta. piye jal?
merasa tersaingi oleh Yesus sehingga pikirannya sdh dibutakan oleh kebodohan mrka sendiri.

"Aku datang ke dunia ini bkn utk mnghakimi. tetapi brang siapa tdk melihat, hendaklah ia melihat. dan barang siapa yng mengatakan dirinya melihat, hendaklah ia menjadi buta," kata Yesus.
perkataan itu didengar oleh orang Farisi, mereka teringgung.
"Jangan bilang kalo maksud-Mu kami buta gitu?!"
"Aku kan ndak ngomong gitu. kalo merasa ya sudah. Tapi seandainya saja kamu ini
beneran buta, kamu ndak akan dihukum krn kamu emang ndak bisa melihat apa yg Ku kerjakan. tapi kalo kamu ini bisa melihat dan ngaku kalo kamu buta ndak bisa melihat pekerjaan-Ku, maka kamu akan di hukum," jawab Yesus.

istilahnya apa? mereka sebenarnya sdh melihat terang itu, tp ndak mau datang. trkesan mereka takut terang. lihatlah mereka ndak mau menyembuhkan org (memberkati) tapi ketika org lain menyembuhkan org (memberkti) langsung memperdebatkannya. memangnya Tuhan Yesus nyembuhin org pake duitnya? Ndak kan?!Tuhan Yesus aja ndak masalah kok.
jadi pelajarannya adalah jgn mengklaim sesuatu yg dikerjakan oleh temanmu mnjd milikmu.
Apalagi hal itu milik Tuhan.
dosanya double! xixixixi.......

God Bless.

April 04, 2014

MY NAME IS OLIVIA

Ya, My name is Olivia..... I searched in google and I was surprised. TERNYATA NAMA GUE PASARAN!! hahahahaha LOL.... But i really love having the name, Olivia, it's such a cool name wkwkwkwk.....

My name is Olivia, I was given the name in 1993. It was not a popular name before (Because only me who had the name of Olivia during 1993-2000 in my village). My parents chose it because they didn't know what names was matching with their first daughter. They saw me have a little body and they remembered Popeye the Sailor's wife, Olive Oyl hahaha (so was it an accident? No!). They thought that Olive was a cute name for me. The difference was I'm called as OLVIE not Olive. My close friends know how to spell my name. But the people that don't know me closely they always call me Olive. Apa boleh buat. :(

My crazy friend, Yuwisson, beside me said that Olivia is a perfect name! (Yuwisson: "Lu bo'ong banget!).
Olivia always sounds intelligent! hehehehe..... Olivia is being clever, imaginative, and analytical. Olive branch is also symbol of United Nation that sign a 'peace'. So I am a peaceful person hahahahahaha..... (mati lampu!). Olive oil is a holy oil that is used as an anoinment oil by the Lord's priest. Olive trees is a symbol of fruitfulness, beauty, and dignity. So i think that I am blessed to have this name.

thank you!!!!!


temen sebelah gue: "Ndak penting!"
terserah gue dong...blog ya blog gue sendiri.... weeeeeeeeeeekkk! :P

March 28, 2014

CRAZIEST FRIENDS


Saya punya teman satu kelas gila semua.... Yang satu udah kurus kering kayak tanaman bayam ndak pernah disiram udah gitu giginya mancung. Satu lagi subur makmur kayak ndak pernah mau bagi-bagi berkat sama temen. Yang satu hitam. Wakakakakak.... Yang ngerasa udah lah ndak usah sensi lagi.... Toh kita sudah kenal kebusukan masing-masing wakakakakakakak....  Anak FBS semester 6 nggak ada yang beres satu pun. Narsis, biang gosip semua!
Sehari narsis ndak habis2....
LOVE U GUYS....!!!







January 05, 2014

ONE DAY WITH MY FUNNY LIL'SISTER


Nah saiki wayahe nulis blog gawe Basa Jawa sing apik lan bener hehehe..............

Iki kedadian nalikane liburan Natal taun 2013 wingi kae. Aku ngajari adhikku sing cilik sinau Basa Inggris, basane wong ‘Londo’. Adhikku isih kelas 3 SD nanging basa Inggrise wis lumayan (uduk lumanyun). Isuk-isuk tangi turu adhikku njaluk sinau basa Inggris. Setengah merem aku tangi lan ngajari. Kira-kira ngene iki kedadiane.
Adhikku : Mbak, ayo sinau basa Inggris. (njupuk bukune)
Aku        : Opo basa Inggrise ‘Kecoa’?
Adhikku : Kecoa kie opo? Coro tho?
Aku        : Iyo.
Adhikku : Opo yo? Sing wingi kae neng Narnia kae…. (mikir suwi) ‘Cockroach’. Bener opo ora?
Aku        : (setengah ngguyu) Bener. Yen basa Inggrise ‘Sarapan’?
Adhikku : ‘Breakfast’. Yuh, sing angel tho Mbak. Kuwi ki pelajarane kelas siji.
Aku        : Ok, So tell me who are you?
Adhikku : My name is Ike, I am 8 years old now. I like studying English. And may I know your name?
Aku        : (Edan, lumayan lancar kanggo bocah kelas 3 SD. Tambah semangat) My name is Olvie, I am your oldest sister, I am 20 years old now. Nice to meet you.
Adhikku : Nice to meet you too, Sister. (Ngece banget)
Aku        : Have you had your breakfast, Dear?
Adhikku : Yes, I have. I likehen kremes. (Guuuubbrrrrraaaaaaakkkkk!!!!)
Aku        : Huuuuuaaaaaaahahahahahahahahahahaaaaaaaaaaaaa…….. Opo kuwi ‘hen kremes’?!
Adhikku : Lha yo Ayam Kremes.
Aku        : (Setengah mati ngempet ngguyu) Lha opo tanganmu sing dikremes kie?
Adhikku : Weh uduk lho Mbak. H-E-N kan ayam betina uduk H-A-N-D. (ngeyel)
Aku        : (Tambah abang raiku ngempet ngakak) Ayam kie yen digoreng uduk ‘hen’ maneh jenenge. Tapi ‘Chicken’ yen wis neng ndhuwur piring kie…… wakakakakakakakakak……..
Adhikku : Ouwh iyo tho? Hahahahahahahahahaa….. (isin dhewe)

Isih akeh kekonyolan sing diomongne adhikku. Dheweke ora iso mbedakne ‘Tree=Pohon’ karo ‘Three=Telu’. Aku ngajari ngomong ‘three’ kie /á¶¿ri:/. Dheweke ngucapake ‘telu’ kie kadang ‘free’ kadang ‘sri’ (walah?). Sak karepmu wae Nduk….. wakakakakakakakk….

December 09, 2013

Ngawur Bersama Saya

Siang begini gue lagi nongkrong di SR. Rencananya sih mau beli coklat panas, tapi pas nengok ke kantong ternyata kantong gue lagi bolong. Ya udah beli coklat favorit gue aja Choki-Choki hahahaha..... Kalo udah begini gue jadi inget jaman SMA dulu waktu gue masih unyu-unyu belum kenal yang namanya jerawat hahahaha.... (sekarang udah gudangnya). Dulu dikit-dikit hang out bareng temen-temen ke cafe ntah beli coklat panas, kopi ato minimal jus aja lah. Sekarang sih hang out juga masih di cafe, tapi bedanya sekarang cuma numpang duduk aja sambil lihatin orang makan kwkwkwkwkwk. Tapi ngomong-ngomong udah hampir empat bulan ini gue ga minum kopi.. Kangen juga gue. Kemana-mana cuma Choki-Choki yang di kantong gue. Lupa juga sih sejak kapan gue mulai suka coklat dan kopi. Seingat gue dulu.... dulu banget waktu listrik belum masuk kampung gue.... si Bule yang ngenalin gue sama minuman mahal tu. Kena deh, ketagihan gue jadinya. Wah, jadi kangen......

_____(sound of the broken cassette again)______

Lesson for today is about Formal Education and Informal Education. Kalo loe jadi gue mana bakalan loe pilih? Formal Education is usual learning that we have in the school or campus and we have to go there everyday from Monday until Friday. Informal Education is more like home schooling. So, you call a teacher to come to your house to teach you alone.... No friends, no cheating, no have fun and yeah... for me it means no life. But I don't say that I hate home schooling. I just prefer to Formal Education. Because here i found my community and I found you. Excuse me? You? Who? Just you.... hahahahaha..... I mean I won't find something interest that will colors my world. I meet people, I share anything, anytime and in any conditions (what the h**l is it?).

_____(sound of a mosquito disturbs me)_______

It depends on you lah. Which one do you prefer to. BTW disini wifi lelet banget ig. Tapi ga tau juga apa yang bikin gue betah lama-lama nongkrong disini.

Besok Jumat ada retreat buat anak-anak PMK. Dan hebohnya gue belum sia-siap apapun temasuk nyuci baju kotor gue yang udah segunung. Ga punya tas juga ig buat berangkat. Ato pake tas plastik aja ya hahahaha... Kan lebih otentik tuh..... Lama-lama nulis kok jadi nglantur ya? Hehe, bodo amat ah yang penting happy. Judulnya aja Ngawur Bersama Saya jadi ya ngawur aja.

Di depan gue nih lagi ada dua bapak-bapak yang sedang debat masalah politik. Ngotot banget lagi mereka dua nih. Yang pake baju warna krem minta pertanggungjawaban pemerintah katanya (tapi ngomongnya sama teman sebelahnya). Yang pake baju garis-garis ngotot yang bermasalah itu bukan pemerintahnya tapi rakyatnya yang susah diatur. Heboh deh lah mereka nie. Gue pikir awalnya mereka ini pengamat politik, eh ternyata sodara..... Ternyata yang berbaju garis-garis itu penjual batu akik dan yang satunya lagi itu pembelinya. Hah?! Shock gue hahahahahaha......

Bentar lagi mau Natal nih tinggal tunggu hari aja. Tadi gue lihat kue nastart. Pengen beliiiiiiii....... T_T Biasanya mami bikin di rumah kalo pas natalan trus gue bantuin. Pengen pulang secepatnyaaaaaaaa....... Ntar tanggal 21 kalo Pak Boss mengijinkan maka gue langsung terbang hahahahahaha..... (Yaelah cuman sini Jogja aja). Kira-kira mau ngapain aja ntar gue di rumah ya? jadi bingung....



December 08, 2013

I am just kidding about the love story


Have you ever read about love story or watched it in the movies? Sometimes it looks funny and weird. Just because of love people can laugh for something they don’t know. Because of love too people can cry. But honestly I have ever imagined about that. Because I have wild imagination, I have ever written a script about love story, the queerest love story that I have ever made.

The script in my mind: 
Sometimes, people who never care for you, never look at you, never smile to you, never speak to you and seem like always ignore you, they can be the one who loves you more than others possibly could.

________(Sound of the broken cassette)_________

Forget it! That is just in the script. I never find the story like that in this real world. That is just my imagination. Not really exist. But the opposite of that story I often find it. People who seem like loving you, caring for you and so on… and so on…. They can be the one who can break your heart deeper than anyone else can do. Hahahahha…. Once more I am just kidding about it.

It depends on the people you meet. They can give you the most joyful thing they have for you. They also can take everything from you. Hahahahahaha…. Terrible? No, all over again.... I Am Just Kidding.

December 03, 2013

The First Day We Create New Account

Hari ini gue ada tambahan kuliah dari Kak Michael, IT support staff kampus gue. Materinya bikin blog baru buat E-Magazine FBS class. (Bocoran aja nih, bulan ini ga lagi pake mading tempel. tapi dah beralih ke Teknologi skrg hahahha). Semua pada pusing gara-gara Internet Connection kampus agak trouble. Sejam lebih kami cuma bikin email buat sign up ke WordPress ga jadi-jadi. Hahahahahha tapi asik juga sih ngelihat muka temen-temen gue yang dah loyo plus kedinginan karena AC-nya dah minus 5 derajat hahahaha.... Apalagi muka Kak Michael yang dah pusing nanggepin ulah kami. Hahahaha gue ingat chattingan sama dia kemarin. Padahal dia bilang kalo bakalan bikin anak FBS, terutama gue, pusing tujuh keliling dengan materi yang akan dia sampaikan. Itu sih katanya.... Kenyataannya? Jelas dia yang pusing hahaahahahahaha.....

Sekarang gue lagi duduk di ruang marketing sama Opung gue dan Kak Riccy. Ntah si opung apa aja di komen. Padahal ga berurusan sama dia juga. emang "kepo". Hahahaha..... Tapi mereka asik semua kok (ngomong gini karena dilihatin dia sambil ditodong pisau). Gue terjebak banjir di kampus. Hujan sekali lagi ni ga cuma kecebong aja yng lewat tapi bentar lagi Ikan Paus Belunga pun berenang depan kampus. Nasib dah, padahal perut ni dah berontak minta makan.

Akhirnya.... Wasallam.

November 27, 2013

My Diary

Gue suka ngelukis. orang lain bilang itu bakat, tapi whatever lah,  gue cuma suka aja. Beberapa orang (yang pintar tentu saja) berani mempublikasikan gambarnya di jejaring sosial. Gue sih masih belum tertarik kesitu ya (karena gue belum pintar hahaha), tapi kalo dicoba kayaknya boleh juga tuh.... karena sempat gue mau off dari dunia gambar-menggambar, istilah dari temen gue tuh "pensiun jadi gambarwati" wkwkwkwkwk..... Itu karena ada sedikit trouble sama diri gue sendiri aja. But whatever lah...... yang lalu biarlah berlalu, karena sesungguhnya yang baru telah datang. (hahahaha lagi2 modus).

gambar gue kayaknya ga jelek2 amat sih, ga bagus juga maksudnya, tapi bisalah untuk pajangan nakut2in tikus di kos gue hahahaha... (sudah mulai besar kepala).


this is mine.
i found it in FB
















sama orang yang di lukis tapi beda jadinya ahahaha


Udah banyak gambar yang gue bikin, ga tau mau gue apain semuanya itu...





ini ga tau juga gue gambar cewek lagi ngapain.
salah satu aliran alay gue hahahaha





kata temen2 gue sih ini bunga kantung semar. mereka ketawa klo gue bilang kalo sebenarnya ini adalah gambar embung yang menetes...wkwkwkwk







kalo yang satu ini silahkan terka sendiri siapakah dia.....





Sabaku no Gaara.....gue lagi gila2 naruto nih...... bambar jaman gue masih unyu... :)












ntah Demi Lovato ato Kety Perry juga bingung gue
















yang ini tugas gue bikin gambar buat ditempel di MaDing kampus. nah jadilah begini... JREEENG...JREEENG.... konyol kan?? gue pikir juga kayak gitu





ini primadona di file lukisan gue.....







dah itu aja sebagian tumpahan kreativtas gue.... masih banyak yang lain... klo mau liat datang ja ke kos gue hahahahaha......



November 18, 2013

Last week we did the mid test. That Friday we had to face with Literature. In a day we did three subjects (Drama, Poetry and Prose). The interesting subject for me was Prose because we did a film review. Actually I didn’t study anything the night before the test. So it was very terrible I couldn’t answer the questions at all (cried… T_T). We had to analyze “Pacific Rims”. What kind of movie was that?! I had never seen it before.
The test was over. So, finally, I watched it. From the beginning till the end of the movie I was made tense by the movie. I hope that you have watched it so you can understand what I mean (too lazy to explain it hehehe).


The most interesting thing was the main actor of the Pacific Rims. Charlie Hunnam as Raleigh Becket. He is cool.





And the woman is Rinko Kikuchi as Mako Miru. I like her performance in this movie.










But the most fantastic and handsome actor is……
JREEEEENG…. JREEEEEENG…. JREEEEEENG……


 










Hahahaha…. I am just kidding. Raleigh Becket is numb. one.

November 14, 2013

SEHARI BERSAMA SASTRA

Hari ini ujian full SASTRA..... Prose, Drama and Poetry dlam sehari.....
Gue kagak belajar semalam arna ngerjain tgs TTS yang kemarin gue bilang itu.....
Loe tau alhasil NGARANG BEBAS pun jadi bray....aseeekkk....
Gue lagi duduk sama temen-teman nih... Septi seperti biasa, Sweet Yuli, Iyuth, Hanna Meyti, dan lain sebagainya...... hahahahahah.......

Yang pasti hari iini merdeka.... Karna gue bisa ngarang bebas sebebas-bebasnya...... grookkkk....groookkkkk.......  (Babi gue mana????)



muka2 anak FBS waktu ngerjain TTS hari ini

July 15, 2013

Lucunya Dunia Ini…..

Mengapa manusia suka membuat cerita menurut menurut versi dan keinginannya sendiri? Secara akal kebaikan akan selalu menang melawan kejahatan. Tapi apa akan selalu begitu dalam dunia nyatanya?

Berpikir bahwa sifat jahat akan selalu kalah oleh sifat baik memang bagus. Tetapi apakah harus selamanya yang dinilai jahat selalu menjadi kaum yang dikambinghitamkan? Salah satu contohnya, mengapa rakyat Indonesia selalu menganggap Pandawa sebagai tokoh yang protagonis, religius, baik hati, tidak sombong dan rajin menabung?(lho??). Sebaliknya mereka terpatri oleh kelakuan Kurawa yang urakan sebagai ciri khas antagonis, jahat, bengis dan sama sekali tidak doyan humor (ciiiyyuzzz?? Miapahh?). Sudah menjadi ciri khas bangsa manusia yang suka memuja-muja manusia lain yang dianggapnya baik dan bisa diharapkan (terutama dalam hal duit atau ngutang hehehe…). Padahal ada pepatah mengatakan bahwa “do not judge a book by its cover”. Karena bisa saja sampulnya terlihat bagus dan rapi tetapi isinya hanya cerita anak-anak yang tidak penting untuk mahasiswa S2. Betul??

Sekali-sekali harusnya kita bikin ceritanya jadi complicated. Yang namanya complicatedatau rumit atau acak adut atau semrawut atau ora karuhan ya terserah kita mau bikin model gimana (emang masalah buat loe???). Katakanlah kita menggambarkan yang namanya Pandawa itu  adalah para koruptor yang kerjaannya ongkang-ongkang kaki, slengekansana-sini dan beradegan seperti kompeni. Kemudian di pihak oposisi ada Kurawa yang berhati lembut, penurut dan suka memperhatikan kepentingan rakyat. Pasti pandangan kita yang selama ini terhadap Pandawa yang santun, terpuji, kesatria akan luntur seketika. Manusia memang mudah tertipu dan menipu di bagian luarnya. Seperti iklan televisi yang tidak betanggung jawab, “Kesan pertama begitu menggoda, kesan selanjutnya terserah Anda.” (what the h**l is it??).

Banyak orang yang menganggap orang bertattoo itu preman. Identik dengan kekerasan, pelanggaran dan pemberontakkan. Bagaimana ceritanya tentang preman yang bertobat? Hehehe pasti akan ada orang bertattoo yang tersinggung jika kita menganggap semua orang sama hanya karena kebiasaan atau style-nya sama. Let’s say lah  di cerita pewayangan Jawa ada tokoh yang disebut Wisanggeni, anak dari Arjuna dan Drestanala. Dia adalah salah satu tokoh pewayangan favorit saya. Wayangnya berukuran kecil kerempeng sama seperti saya hehehe. Dia berwatak keras, penthalitan ga ngerti tata krama, tidak pernah berbahasa kromo (bahasa jawa halus) kepada siapa saja kecuali kepada Sang Hyang Wenang (tuhannya di pewayangan). Bahkan para dewa pun dibuatgeger kacau balau dengan tingkah polahnya. Itu tampilan luarnya, sejatinya dia adalah kesatria yang berani mati membela keadilan dan apa adanya opo eneke. Kalau dia bilang A ya A, bukan B, C apalagi Z. Wisanggeni itu bukan tokoh yang sifatnya basa-basi ngumbar lambe (ngomong doang). Jarang ada orang yang berani seperti dia ini. Kebanyakan manusia itu renyah di luar tapi alot di dalam hahahaha… Ada salah satu teman mendeskripsikan yang namanya teman itu jarang menusuk dari belakang tetapi lebih modern menusuk dari depan (wealhahdalah…). Ada yang kelihatannya manis di luar tetapi begitu bringasan di dalam, yang pendiam tapi pethakilan di dalam. Ya bisa saja. Berarti tidak cuma di pewayangan saja ada yang namanya tokoh Dasamuka (bermuka sepuluh. Disebut juga Rahwana). Ada yang dwimuka, dasamuka bahkan multi rai (mirip-miripmultilevel marketting. Multi= banyak. Rai=muka).

Tidak semua orang baik itu selalu berkelakuan sebaik tingkah polahnya. For example, Puntadewa, anak pertama dari lima bersaudara Pandawa. Bisa dibilang dia adalah kakak teladan bagi adik-adiknya. Pendiam, santun dan panjang sabar jarang sekali marah. Tapi tetap saja ada jeleknya, suka berjudi sampai istrinya sendiri yang jadi taruhan. Nah bayangkan kalau pejabat jaman sekarang suka berjudi. Atau mari kita lihat Arjuna, pria berkharisma pujaan para wanita, lelananging jagad (prianya dunia) yang namanya selalu tercatat dalam TOP 10 The Men of the Year!. Namanya juga pujaan wanita ya dimana-mana istrinya ada. Mau yang model bagaimana? Kalem, lembut, sampai yang tomboi pun ada koleksinya. Jadi ya jangan heran kalau Eyang Subur beristri sembilan. Baru juga sembilan gitu looohh…..

Kita juga harus belajar dari tokoh antagonis seperti Kurawa. Mengapa? Sekarang bayangkan saja bagaimana mengurus anak yang jumlahnya 100? Sepertinya KB jaman dulu dan KB jangan sekarang berbeda. Kalau jaman sekarang program KB artinya “Keluarga Berencana”, kalau KB jaman dulu artinya “Keluarga Besar”. Nah, orang tua punya anak kembar dua saja sudah kewalahan mengaturnya apalagi yang 100? Bayangkan Prabu Destarasta mengurusi keseratus anaknya sendiri tanpa menyewa baby sitter. Yang satu sedang dimandikan, yang satu minta susu, yang satu lagi bikin ulah. Apa tidak mumettujuh keliling? Kadang-kadang tiga bersaudara dalam satu rumah saja suka bertengkar, tapi Kurawa yang 100 bersaudara rukun ayem tentrem damai sejahtera. Bukankah mereka adalah keluarga yang sukses menerapkan hukum kasih sesama saudara? Saling melindungi dan mengasihi saudara.

Hahahaha kita boleh terkekeh membaca artikel singkat ini. Tapi dibalik terkekeh itu ada suatu realita yang harus kita cermati. We are not alone in this world lho Mbak, Mas, Kakak, Abang, Om dan Tante sekalian. Banyak sekali manusia-manusia lain yang berkeliaran di sekitar  kita dengan berbagai watak dan tingkah polah yang berbeda. Sejatinya semua orang itu memiliki sisi hitam dan sisi putihnya masing-masing. Kertas putih pun tidak bernilai seni jika tidak ada tinta hitam yang tergores diatasnya. Begitu pula hitamnya gelap malam tidak akan indah jika tidak ada titik-titik terang para bintang yang menghiasi polosnya jagad malam. Baik dan buruk itu tidak mungkin dipisahkan seperti dua sisi mata uang. Tapi kita tidak sedang berbicara mana yang baik dan mana yang buruk. Kita berbicara tentang kehidupan yang seirama bersenandung dalam balutan dua sisi manusiawi yang berbeda. Karena baik dan buruk itu memiliki relativitasnya masing-masing.

Just think different, do different.

By. OLvie Sipota.
The cutest one… :)